
California - Kemenangan perdana di kelas MotoGP disebut sudah melecut semangat Ben Spies. Semangat itu kini diyakini bertambah lagi karena rider Yamaha itu akhir pekan ini akan menjalani balapan kandang.
Spies mencatatkan kemenangan perdananya di MotoGP setelah menjadi pembalap tercepat di MotoGP Belanda bulan lalu. Hasil itu sendiri tidak mengejutkan Managing Director Yamaha Motor Racing Lin Jarvis.
"Saya selalu bilang kalau Ben mampu memenangi balapan-balapan tahun ini, tetapi saya tidak pernah berpikir ia akan langsung memenangi kejuaraan dunia tahun ini. Ini adalah proses pembelajaran dan kompetisinya pun sengit," ujar Jarvis kepada MCN.
Menyusul kemenangan Spies di Assen tersebut, Jarvis pun melontarkan prediksi lain. Ia menyebut si pembalap Amerika Serikat mampu memenangi setidaknya dua balapan lagi musim ini, dan bisa saja itu terjadi akhir pekan ini.
"Saya percaya tambahan motivasi dari kemenangan di Assen akan memberinya kepercayaan diri lebih besar dan saya tidak akan terkejut melihatnya memenangi dua balapan lagi musim ini."
"Kita harus melihat secara cermat (aksinya) di Laguna Seca. Ia punya motivasi besar untuk melakukan sesuatu di Laguna dan ia punya banyak pengalaman di sana," simpul Jarvis.
Sumber : DetikSport
Jakarta - Dani Pedrosa meraih kemenangan mengejukan di MotoGP Jerman akhir pekan lalu. Untuk balapan akhir pekan ini di Laguna Seca dia tak memasang target tinggi dan hanya ingin menikmati performa bagus Honda RC212V.
Sempat mengalami kecelakaan hebat yang membuatnya harus naik meja operasi, Pedrosa ternyata tak kehilangan kemampuan sebagai pembalap papan atas MotoGP. Mengalahkan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo dia berhasil jadi juara di Sachsenring.
Hasil tersebut ditambah performa Honda yang sangat baik membuat Pedrosa kembali diunggulkan untuk bisa menang di Laguna Seca dalam gelaran MotoGP AS akhir pekan ini, Minggu (24/7/2011). Tapi Pedrosa ternyata tak mau terlena dan memasang harapan tinggi, yang akan dilakukan nanti hanya mencoba menikmati motornya.
"Di paruh kedua musim saya menikmati tunggangan saya dan mecoba tampil sebaiknya saja. Saya ingin menutup periode ini dengan cara yang bagus," sahut Pedrosa seperti diberitakan Marca. "Saya akan mempersiapkan diri dengan baik dan akan menikmatinya, untuk membayar kegagalan musim lalu," lanjut dia.
Balapan di Laguna Seca tahun lalu meninggalkan kesan buruk buat Pedrosa, dia gagal finis setelah mengalami kecelakaan di lap 11. Tapi setahun sebelumnya pembalap asal Spanyol itu malah punya raihan hebat dengan menjadi juara.
"Lintasannya berbeda dengan di Eropa dan atmosfernya juga spesial. Saya tahu saya akan menderita di Laguna Seca karena banyak pengereman keras dan arahnya yang berubah dengan cepat. Kecuali tahun lalu saat saya terjatuh dan 2008 saat tak bisa membalap karena cedera, saya selalu menikmati membalap di sana dan kemenangan di tahun 2009 sangat menyenangkan," tuntas dia.
Sumber : DetikSport
Laguna Seca - Fans Yamah kini bisa mengesampingkan kekhawatiran terkait kondisi Jorge Lorenzo. Meski mengalami kecelakaan serius di free practice III, pembalap Yamaha itu dalam kondisi baik dan tetap bisa ikut kualifikasi.
Lorenzo mengalami kecelakaan di lap terakhir sesi latihan bebas ketiga MotoGP AS. Di tikungan kelima dia terjatuh dari tunggangannya dan menghantam tanah dengan keras.
Kekhawatiran terhadap kondisi sang juara dunia bertambah lantara dia kemudian sempat ditabrak motornya sendiri. Lorenzo terlihat kesulitan bangun sampai akhirnya dia dibantu tim medis dan berjalan dengan kondisi tertatih.
Pembalap asal Spanyol itu langsung mengunjungi pusat kesehatan sirkuit usai mengalami insiden tersebut. Beruntung buat Lorenzo, tak ada cedera parah diderita yang berarti dia bisa melanjutkan ikut kualifikasi beberapa menit lagi.
Lorenzo duduk di posisi tiga pada sesi latihan bebas III. Dia kalah atas duo Honda yakni Casey Soner dan Dani Pedrosa, meski jarak antara ketiganya sangat ketat yakni 0,049 detik. Demikian dikutip dariAutosports.
Sumber : DetikSport

Tokyo - Tahun depan, Honda tampaknya tidak akan lagi memakai tiga motor di tim pabrikannya di MotoGP. Kelihatannya, yang akan didepak adalah Andrea Dovizioso.
Krisis ekonomi dunia dan melambatnya pertumbuhan ekonomi Jepang akibat bencana gempa bumi dan tsunami Maret silam diindikasikan sebagai sebab Honda mengeluarkan kebijakan itu.
"Ini adalah masa-masa yang sulit. Krisis ekonomi masih jauh dari berakhir," ungkap bos Honda Racing, Shuhei Nakamoto, kepada Motosprint seperti dikutip Eurosport.
"Selain itu, Jepang juga memiliki banyak masalah akibat bencana yang terjadi musim semi lalu. Semua sektor industri kami melambat, produksi terpangkas 30 persen dan Honda juga tidak kebal dari itu," imbuh Nakamoto.
Kebijakan pengetatan anggaran itu nyaris pasti akan memakan korban. Selain Dovizioso, Marco Simoncelli (Honda Gresini) juga kemungkinan bakal kehilangan sokongan resmi pabrikan.
"Jika saya harus membuat pengumuman sekarang perihal pembalap kami tahun 2012, saya cuma bisa bicara tentang tim pabrikan karena cuma (Casey) Stoner dan (Dani) Pedrosa yang sudah punya kontrak," kata Nakamoto.
"Jadi, mungkin saya harus mengucapkan selamat tinggal buat Dovizioso dan Simoncelli," tuntasnya.
Sumber : DetikSport

Jakarta - Belum ada kepastian motor mana yang akan digunakan Valentino Rossi pada MotoGP Amerika Serikat akhir pekan ini. The Doctor mempersiapkan Desmosedici GP11 dan GP11.1, untuk nantinya dipilih mana yang punya performa lebih baik.
Setelah melalui tiga balapan dengan motor bersasis baru, yang mengusung nama Desmosedici GP11.1, performa Rossi tak menunjukkan tanda-tanda membaik. Setelah finis keempat di Belanda, pembalap asal Italia itu harus puas dengan urutan enam di Italia dan terlempar ke posisi sembilan saat tampil di Jerman.
Puncak dari buruknya performa Rossi adalah di kualifikasi MotoGP Jerman. Dia hanya bisa mencatatkan waktu yang menempatkannya di posisi 16 dari 17 pembalap yang beraksi di sesi tersebut, Rossi pun kalah atas Nicky Hayden yang masih pakai Desmosedici GP11.
Keinginan meninggalkan GP11.1 sempat diutarakan Rossi. Jika sebelumnya dia menyebut akan menunggu hingga balapan di Brno, pergantian tersebut mungkin saja dipercepat menjadi akhir pekan ini di Laguna Seca.
"Saya pikir kami akan mencoba kedua jenis tipe Desmosedici pada hari Jumat sehingga kami bisa membandingkan keduanya dan melakukan perbaikan pada keduanya dalam jangka pendek dan untuk jangka panjang, karena kami ingin belajar sebanyak mungkin," sahut Rossi seperti dikutip dari Ultimate Motor Cycling.
Menggunakan dua motor dan kemudian membandingkan performanya jelas bukan hal yang mudah dilakukan. Selain itu hal tersebut justru mengurangi fokus tim untuk menghadapi balapan. Namun demi performa yang lebih baik di balapan-balapan berikutnya, hal tersebut dianggap harus dilakukan.
"Kami sadar itu akan sulit karena kami juga harus mempersiapkan diri untuk balapan, tapi demi meningkatkan kemampuan motor sangat penting untuk mencoba semua kemungkinan," tuntas Rossi.
Sumber : DetikSport