Friday, May 18, 2012

Pedrosa Meraih Podium Ke 100 di Estoril

Estoril - Dani Pedrosa menorehkan catatan khusus dalam balapan MotoGP Portugal. Keberhasilan Pedrosa finis ketiga membuatnya meraih podium ke-100 dalam kariernya.

Pedrosa kembali naik podium seusai balapan di Sirkuit Estoril, Minggu (6/5/2012). Pebalap Repsol Honda ini menyelesaikan lomba di belakang Casey Stoner dan Jorge Lorenzo.

"Ini adalah balapan yang benar-benar sulit dari awal, kecepatannya sangat tinggi dari lap pertama sampai lap terakhir. Casey menjalani balapan yang bagus dan sangat kuat," ungkap Pedrosa di situs resmi MotoGP.

"Tiga balapan selalu di podium secara umum sangat bagus. Namun, dalam tiga balapan kami kehilangan sesuatu. Jadi, mari coba lagi di balapan berikutnya," katanya.

Podium di Estoril ini adalah yang ke-100 dalam karier Pedrosa di ajang balap motor grand prix. Rinciannya adalah 17 podium di kelas 125cc, 24 di kelas 250cc, dan 59 di kelas MotoGP. Di antara 100 podium itu, Pedrosa 38 kali tampil sebagai pemenang.

"Bisa mencapai podium ke-100 sangat mengagumkan dan itu menunjukkan seberapa cepat waktu berjalan," ujarnya.

"Saya sangat senang untuk itu dan saya ingin berterima kasih kepada semua tim saya dan sponsor selama waktu itu dan khususnya Honda karena saya bersama mereka di sepanjang karier saya," tutur rider berusia 26 tahun ini.

Sumber : DetikSport.com

Finish Nomor Dua Lorenzo Puas


Estoril - Jorge Lorenzo cukup puas dengan podium kedua yang didapatnya dalam balapan MotoGP Portugal. Andalan Yamaha ini mengaku sangat kesulitan untuk menyalip Casey Stoner.

Mengawali lomba di Sirkuit Estoril, Minggu (6/5/2012), dari posisi keempat, Lorenzo kemudian bisa menyodok dan terus membayangi Stoner. Namun, hingga balapan berakhir, dia tak pernah bisa mengambil alih posisi terdepan.

"Motornya sangat bagus, jauh lebih baik dalam balapan daripada saat latihan. Namun, satu-satuya masalah adalah Casey," aku Lorenzo yang dikutip Autosport.

"Dia sangat kuat. Jadi, bagi saya mustahil untuk mengalahkannya," tambah pemuda asal Spanyol ini.

Meski tak bisa memenangi balapan, Lorenzo sudah cukup senang. Dia mengaku terkejut masih bisa jadi runner-up.

"Kami punya mimpi buruk sepanjang akhir pekan. Jadi, jujur saja kami tak menduga bisa posisi kedua. Tapi, kami sudah menyelesaikan banyak masalah kami (di malam sebelum balapan)," ujarnya.

Sumber : DetikSport.com

Stoner Taklukkan Estoril

Estoril - Casey Stoner untuk pertama kalinya berhasil memenangi balapan MotoGP di sirkuit Estoril, Portugal. Ia mencapainya dengan mengalahkan Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa.

Memulai lomba di urutan start terdepan, Minggu (6/5/2012), Stoner mampu menjaga posisinya itu dari awal sampai akhir. Lorenzo dan Pedrosa, walaupun memberi perlawanan ketat, tak pernah bisa menyusul rider yang ada di depannya.

Ini adalah kemenangan kedua Stoner dari tiga seri di musim ini, setelah ia memenangi yang pertama di Spanyol minggu lalu. Khusus di Estoril, baru kali ini pebalap Australia itu menjadi pemenang di sirkuit Portugal itu sepanjang kariernya di kelas MotoGP. Dus, ia kini sudah pernah juara di semua sirkuit.

Lorenzo, juara seri pembuka di Qatar, harus puas untuk kembali menjadi runner-up, setelah kalah pula dari Stoner di Jerez. Selisih rider Yamaha itu dengan rival Repsol Honda-nya itu adalah 1,421 detik.

Pedrosa kembali tak bisa finish di atas dua pesaing utamanya itu. Meski demikian ia selalu naik podium di tiga seri pertama ini. Dan itu berarti ia sudah 100 kali menaiki podium di grand prix motor, sejak melakoni debut di kelas 125cc di tahun 2001.

Balapan berlangsung relatif monoton karena tidak banyak terjadi aksi saling balap atau insiden-insiden yang lain. Dua pebalap yang terlempar dari motornya adalah Mattia Pasini dan Yonny Hernandez.

Stoner melesat dari start dan bisa menjaga jarak cukup aman dari Lorenzo dan Pendrosa. Namun setelah melewati 10 lap, jarak mereka terpangkas dan ketiganya bertarung sangat ketat.

Beberapa kali Stoner seperti terlihat akan bisa disusul Lorenzo, tapi pada kenyataannya tidak. Di akhir lomba ia bahkan cukup leluasa melintasi garis finish dan masih sempat mengangkat sedikit ban depan motornya sebelum resmi menjadi pemenang. Catatan waktunya adalah 45 menit 37,513 detik.

Dua pebalap tim Tech 3 Yamaha, Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, bertarung ketat dan mereka berturut-turut finish nomor empat dan lima.

Rider Gresini Honda, Alvaro Bautista, berhasil mengalahkan Valentino Rossi di urutan keenam. The Doctor harus puas berada di peringkat ketujuh, di depan Ben Spies, Stefan Bradl, dan Hector Barbera.

Hasil MotoGP Portugal:
1. Casey Stoner (Australia) Honda 45:37.513
2. Jorge Lorenzo (Spain) Yamaha 45:38.934
3. Dani Pedrosa (Spain) Honda 45:41.134
4. Andrea Dovizioso (Italy) Yamaha 45:51.359
5. Cal Crutchlow (Britain) Yamaha 45:54.203
6. Alvaro Bautista (Spain) Honda 45:59.397
7. Valentino Rossi (Italy) Ducati 46:04.310
8. Ben Spies (U.S.) Yamaha 46:10.775
9. Stefan Bradl (Germany) Honda 46:13.380
10. Hector Barbera (Spain) Ducati 46:30.876
11. Nicky Hayden (U.S.) Ducati 46:40.143
12. Aleix Espargaro (Spain) Aprilia 46:58.249
13. Randy de Puniet (France) Aprilia 47:00.996
14. Michele Pirro (Italy) Honda 47:15.418
15. Danilo Petrucci (Italy) Ioda 1 Lap

Sumber : DetikSport.com

Thursday, May 17, 2012

Harapan Rossi di Le Mans

Jakarta - Belum mampu bangkit dari keterpurukan, Valentino Rossi menyambut MotoGP Prancis dengan menyimpan harapan. Dasarnya adalah podium ketiga yang dia dapat di Le Mans tahun lalu.

Finis ketiga di MotoGP Prancis musim 2011 merupakan capaian terbaik Rossi sejak bergabung dengan Ducati. Selain balapan di Le Mans tersebut, dia belum sekalipun menjejak podium bersama Desmosedici.

Fakta tersebut plus perbaikan yang terus didapat membuat Rossi menyimpan harapan bisa meraih hasil lebih baik saat balapan di gelar akhir pekan ini. Target pembalap asal Italia itu adalah finis lebih baik dibanding di Portugal, di mana dia menuntaskan balapan di urutan tujuh.

"Di Prancis, kami mempersiapkan balapan dengan mengerjakan motor seperti di Estoril, dimulai dari set-up dasar di mana kami mulai lebih familiar. Di hari Minggu semoga kami bisa mencapai hasil maksimal dari potensi yang kami miliki," sahut Rossi.

"Le Mans adalah tempat di mana cuaca bisa sangat menantang, terutama pada periode seperti ini. Tapi itu juga merupakan lintasan di mana saya mendapat hasil terbaik bersama Ducati tahun lalu. Kita akan lihat bagaimana jalannya, tapi kami ingin yang lebih baik lagi dibanding di Portugal," lanjut Rossi di Crash.

Dari seri ke seri yang sudah digelar musim ini, penampilan Rossi memang terus membaik. Setelah finis di posisi 10 pada balapan di Qatar, dia berturut-turut finis di urutan sembilan dan tujuh di Spanyol dan Portugal.

Sumber : DetikSport.com

Spies Ingin Tampil Maksimal di Le Mans

Paris - Dari tiga seri sejauh ini, performa Ben Spies masih jauh dari memuaskan. Menjelang seri keempat pada akhir pekan, Spies pun bertekad untuk tampil jauh lebih baik.

Pebalap Yamaha tersebut kesulitan menemukan laju terbaik semenjak musim dimulai, dan cuma bisa finis di posisi 11 di Qatar dan Spanyol, kontras dengan hasil Jorge Lorenzo, rekan setimnya, yang finsi di posisi satu dan dua di balapan-balapan tersebut.

Pada seri ketiga di Portugal, Spies mencatatkan perbaikan performa dengan mengawali balapan di posisi lima dan kemudian menuntaskan balapan di posisi delapan, meski mengakui melakukan sejumlah kesalahan.

Menurut pebalap Amerika Serikat tersebut, hasil di Estoril itu sudah cukup penting dalam membangun kepercayaan dirinya. Spies pun kini bertekad melanjutkan perkembangan itu pada seri keempat di Le Mans, Minggu (20/5/2012).

"Aku sudah menantikan untuk kembali ke atas motor akhir pekan ini. Kepercayaan diriku mulai bangkit setelah kami menemukan pengaturan motor bagus yang bekerja dengan baik jadi aku pikir kami bisa membuat langkah maju lagi dan tampil lebih bagus di Le Mans," katanya di Autosport.

"Itu bukanlah lintasan favoritku tapi seperti biasa aku akan tetap berusaha 100 persen untuk mencapai hasil bagus pada hari Minggu," seru Spies

Sumber : DetikSport