Friday, July 1, 2011

Dovionso Lega Lepas Dari Kejaran Rossi

Assen - Kesuksesan Andrea Dovizioso finis ketiga di Assen ternyata dicapai dengan kerisauan akan kondisi ban. Maka ia jelas lega bisa menjaga tempat tersebut.

Dalam balapan MotoGP Belanda, yang prosesnya disaksikan langsung wartawan detikSport Rossi Finza Noor di Assen, Sabtu (25/6/2011), Dovizioso hanya bisa finis di belakang Casey Stoner dan Ben Spies dengan selisih cukup jauh.

Hal itu ternyata tidak lepas dari usaha Dovi--sapaan Doviziso--untuk menjaga kondisi ban belakangnya yang sudah mengeluarkan getaran. Untung buat si rider Honda, ia tetap mampu finis di posisi tiga tanpa bisa dilewati Rossi yang berada di belakangnya.

"Aku melaju dengan sedikit perlahan dan aku mencoba menjaga kondisi ban belakang karena sebuah getaran sudah terjadi," jelas Dovi seperti diwartakan Autosport.

"Aku takut karena getarannya kian besar, tapi untungnya Valentino tidak terlalu kencang jadi aku bisa mengontrol selisih jarak yang besar. Dalam kondisi seperti ini dan lintasan tadi, ini adalah sebuah hasil yang amat bagus," simpulnya lega.



Sumber : Detiksport

Si Kribo Minta Maaf Pada Lorenzo


Assen - Marco Simoncelli menilai dirinya tidak melakukan sesuatu yang berisiko saat bersinggungan dengan Jorge Lorenzo di Assen. Tetapi Simoncelli tetap saja mengucapkan maaf kepada Lorenzo.

Musim ini Simoncelli acap dikritik karena gaya membalapnya yang dinilai terlalu agresif. Terlebih, ia sempat terlibat insiden yang membuat Dani Pedrosa mengalami cedera.

Di MotoGP Belanda, Sabtu (25/6/2011), rider San Carlo Honda Gresini itu terlibat insiden lagi. Di awal-awal balapan, yang prosesnya disaksikan langsung oleh wartawan detikSport Rossi Finza Noor yang diundang ke Assen oleh PT Yamaha Motor Kencana Indonesia, Simoncelli kehilangan kendali motornya dan terjatuh.

Bukan hanya itu, proses jatuhnya Simoncelli juga ikut berimbas kepada Lorenzo. Saat Simoncelli terjatuh, Lorenzo ikut terbawa jatuh juga. Keduanya lantas memang bisa melanjutkan balapan, tapi tidak bisa menembus posisi lima besar.

"Aku berusaha melewati Lorenzo di tikungan kedua, dan perasaanku bilang aku tidak mengambil risiko terlalu besar, tapi aku kehilangan kendali bagian belakang--aku pikir karena ban yang masih dingin--tanpa gas, di tengah-tengah tikungan," ujar Simoncelli seperti dikutipAutosport.

Kejadian tersebut sudah membuat Lorenzo, yang kini menempati posisi dua klasemen sementara mencak-mencak. Simoncelli pun melayangkan permohonan maaf untuk si rider Yamaha.

"Aku terjatuh dan aku juga melibatkan Lorenzo di dalamnya. Aku minta maaf untuk kejadian itu dan aku minta maaf kepadanya," tutur Simoncelli.



Sumber : Detiksport

Komentar Rossi Atas Insiden Lorenzo-Simoncelli


Amsterdam - Marco Simoncelli kembali hadir di tengah-tengah kontroversi usai insiden di Assen. Ikut prihatin, Valentino Rossi pun kini berkomentar mengenai kejadian tersebut. Apa katanya?

Dalam balapan MotoGP Belanda akhir pekan lalu, Sabtu (25/6/2011) malam WIB, Simoncelli memunculkan insiden yang ikut melibatkan Jorge Lorenzo dari Yamaha.

Pada sebuah tikungan di awal-awal balapan, Simoncelli tiba-tiba selip dan terjatuh. Jatuhnya rider San Carlo Honda Gresini itu lantas berimbas buruk untuk Lorenzo yang ikut terbawa jatuh ke lintasan.

Pada akhirnya keduanya memang tidak cedera dan bisa melanjutkan balapan. Namun, mereka kehilangan waktu dan poin berharga karena tak kuasa menembus posisi lima besar.

Untuk juara bertahan Lorenzo, hal ini jelas sangat merugikan karena dirinya tengah mengejar pimpinan klasemen sementara Casey Stoner (Ducati). Pasca balapan Lorenzo punmengecam Simoncelli, yang juga pernah terlibat insiden serupa dan membuat Dani Pedrosa cedera sampai sekarang.

Simoncelli sendiri sebenarnya sudah mengutarakan permintaan maaf untuk Lorenzo tak lama setelah balapan. Tetapi kontroversi terkait dirinya bukan tak mungkin masih akan terus berlanjut.

Rossi, salah satu pembalap senior di lintasan yang kebetulan juga berasal dari Italia seperti halnya Simoncelli, pun kembali memberikan saran untuknya.

"Pertama-tama aku merasa sangat sedih untuknya karena ia adalah temanku dan kini ia berada di dalam kondisi yang sulit," komentar Rossi di MCN.

"Ini adalah sebuah kesalahan normal dalam balapan. Itu bisa terjadi saat ban-ban masih dingin, tetapi ia harus bisa memahami benar bagaimana caranya mengatasi masalah seperti ini," imbuh tujuh kali juara dunia kelas primer tersebut.

Sebelumnya, Rossi juga sudah pernah memberikan saran untuk Simoncelli agar dirinya lebih berhati-hati lagi saat melaju di lintasan.


Sumber : Detiksport

Pembalap Wanita Pertama MotoGP

Jakarta - Perhelatan MotoGP Belanda di Sirkuit Assen pada akhir pekan ini akan terasa lebih spesial daripada biasanya. Elena Rosell akan menjadi pembalap wanita pertama yang turun di kelas Moto2.

Dalam debutnya di Moto2, Rosell akan membalap di bawah bendera tim Aspar dan menunggangi motor Suter MMXI. Wanita Spanyol berusia 25 tahun ini akan menggantikan Julian Simon yang mengalami cedera akibat kecelakaan di Catalunya.

Sebelum didapuk menjadi pengganti Simon, Rosell tengah berkompetisi di Kejuaraan Stock Extreme di Spanyol bersama Kawasaki. Dalam kompetisi tersebut, dia ada di peringkat keempat klasemen sementara.

"Saya masih tidak percaya mendapat kesempatan ini akhir pekan ini. Kemungkinan saya bergabung dengan MAPFRE Aspar Team untuk sebuah balapan pertama kali dibahas pekan lalu dan itu membuat saya gugup selama beberapa hari," ungkap Rosell dikutip Visordown.

"Ini adalah kesempatan yang sudah saya harapkan sejak saya mulai membalap dan saya harus berterima kasih kepada MAPFRE Aspar Team atas kepercayaan yang mereka tunjukkan kepada saya," lanjutnya.

"Saya akan melakoni debut di Moto2 dengan salah satu tim terbaik dan kata-kata tak bisa menggambarkan bagaimana perasaan saya. Saya tak sabar lagi untuk pergi ke Belanda sehingga saya bisa memercayainya," kata Rosell.

Sebelum Rosell, wanita lain yang sudah mencicipi balap motor level Grand Prix adalah Katja Poensgen yang turun di kelas 250cc pada tahun 2003, serta Tomoka Igata, Taru Rinne, Nikoletta Kovacs, dan Marketa Janakova.



Sumber : Detiksport

Pedrossa Absent di Assen

Amsterdam - Dani Pedrosa harus kembali absen di seri lanjutan MotoGP musim ini. Pembalap Honda itu tidak tampil di Belanda pada akhir pekan nanti dan posisinya digantikan Hiroshi Aoyama.

"Honda Racing Corporation telah mengonfirmasi bahwarider Spanyol, Dani Pedrosa, tak akan tampil di balapan akhir pekan ini di Assen," demikian keterangan tim HRC di situs resmi MotoGP, Rabu (22/6/2011). Sebelumnya Pedrosa sudah absen di Catalunya dan Inggris.

Sekitar seminggu yang lalu pembalap 25 tahun itu menjalani operasi lanjutan guna penyembuhan cederanya. Ketika itu tim dokter yang menanganinya menyebutkan bahwa Pedrosa punya peluang untukcomeback di Assen.

Namun sepanjang pekan ini, kesiapan Pedrosa diliputi tanda tanya. Sebagai langkah antisipasi, Honda menyiapkan Hiroshi Aoyama sebagai pengganti Pedrosa.

"Posisi Pedrosa di Repsol Honda digantikan Hiroshi Aoyama dari San Carlo Honda Gresini. Sementara pembalap tes HRC Kousuke Akiyoshi akan menggantikan Aoyama dan bermitra dengan Marco Simoncelli di San Carlo Honda Gresini," demikian keterangan tim HRC.

"HRC dengan senang hati memberikan kesempatan bagi Aoyama untuk membalap dengan motor pabrikan RC212V dan berterima kasih kepada Gresini Racing Team atas kerjasamanya.



Sumber : Detiksport