Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Tuesday, April 3, 2012

Ducati Bukanlah Ferrari

Milan - Valentino Rossi merasa Ducati memiliki persamaan dengan tim Formula 1 Ferrari. Meski begitu Ducati tak bisa berharap memperoleh hasil mengejutkan seperti yang didapat Ferrari di GP Malaysia.

Dalam tes yang dilakukan selama tiga hari pada 23-25 Maret lalu, Rossi memulai dengan mengecewakan karena waktunya nyaris terpaut dua detik dari pembalap tercepat.

Pada hari kedua ia terkendala cuaca, tetapi perubahan setelan motor di hari ketiga membuat pebalap Italia ini sukses memangkas waktunya dari pebalap tercepat, Casey Stoner untuk menutup tes di posisi keenam.

Rossi membandingkan situasi Ducati dengan tim Formula 1, Ferrari yang juga mengalami kesulitan dalam belakangan ini. Namun, tim 'Kuda Jingkrak' dengan pebalapnya Fernando Alonso secara mengejutkan bisa menjadi juara di Sepang akhir pekan lalu kendati hanya start dari posisi sembilan.

MotoGP 2012 akan dibuka di Qatar pada dua pekan ke depan. Rossi merasa Ducati tidak bisa mendapatkan hasil mengejutkan di Losail seperti yang didapat Ferrari.

"Saya tidak tahu apakah itu mungkin bagi kami bisa melakukan keajaiban semacam itu di Doha," ucap Rossi kepada Gazzetta dello Sport yang dikutip Autosport.

"Ini adalah situasi nyata saat ini: tidak terlalu menyenangkan seperti di (tes) Sepang pertama juga tidak putus asa seperti Sepang kedua," sambungnya.

"Saya mengatakan keapda (Filippo) Preziosi (manajer umum Ducati Corse) hal-hal apa saja yang tidak berhasil. Setelah tes pertama di Malaysia sesorang memiliki sejumlah ide bagus yang berubah menjadi hal buruk," sungut dia.
( rin / mfi ) 

Thursday, February 2, 2012

Rossi Puas Dengan Motor Barunya

VIVAnews - Meski hanya menjadi tercepat kelima pada hari pertama latihan resmi MotoGP 2012 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa 31 Februari, Valentino Rossi tetap puas dengan kemajuan yang dibuat Ducati.

Dengan catatan waktu terbaik 2 menit 02,392 detik, Rossi menjadi tercepat kelima di tes resmi hari pertama. The Doctor tertinggal 0.735 detik dari pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, yang menjadi tercepat di hari pertama.

Meski hanya menduduki posisi kelima, Rossi mengaku tetap puas. Terlebih sebelum tes resmi, manajer tim Ducati, Vito Guareschi, tidak berharap banyak dari tes di Sepang. Guareschi hanya ingin pembalapnya tertinggal hingga 1,2 detik dari pembalap tercepat.

"Saya sangat senang, karena kesan pertama sangat penting, dan sejak dari beberapa lap awal, saya bisa bilang kalau saya suka motor GP12 ini. Ducati melakukan tugas bagus hanya dalam waktu singkat. Motor ini sangat indah, dan yang penting nyaman untuk ditunggangi," ucap Rossi seperti dilansir Autosport.

Sejumlah kemajuan Ducati yang dinilai Rossi adalah posisi tempat duduk dan rem. "Saya bisa mengerem seperti yang saya inginkan. Secara umum saya merasa nyaman," papar Rossi.

Namun, Rossi memperingatkan Ducati bahwa masih banyak yang dikerjakan sebelum bisa bersaing dengan tim lain, terutama Repsol Honda dan Yamaha.

"Kami tertinggal 0,7 detik hari ini, dan jelas masih banyak yang harus dikerjakan sebelum kami bisa meraih kemenangan. Ada banyak area yang harus diperbaiki, akselerasi, elektronik, kekuatan dan setelan motor. Saya yakin akan lebih baik lagi, ingat motor ini baru berusia 40 hari," pungkas Rossi. (irb)
• VIVAnews 

Stoner Tercepat di Hari Terakhir Latihan

VIVAnews - Casey Stoner menjadi yang tercepat pada hari terakhir tes resmi pertama MotoGP 2012 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Kamis 2 Februari 2012. Stoner mengungguli pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo.

Stoner menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mencatatkan waktu tercepat di bawah dua menit. Juara dunia MotoGP 2011 itu berhasil menghabiskan 21 lap dan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 59,607 detik. Stoner unggul 0,591 detik atas Lorenzo.

Tercepat ketiga menjadi milik rekan setim Stoner di Repsol Honda, Dani Pedrosa, yang tertinggal 0,649 detik. Pembalap Yamaha, Ben Spies, yang sempat mengalami kecelakaan di tengah tes, berhasil menduduki tercepat keempat.

Pembalap Ducati, Valentino Rossi, memperbaiki catatan waktu dengan 2 menit 0,929 detik dan berada di posisi kelima. Selanjutnya adalah Hector Barbera (Pramac Racing), Cal Crutchlow (Tech 3 Yamaha) dan Andrea Dovizioso (Tech 3 Yamaha).

Hasil Tes Hari Ketiga Sepang
Pos  Rider              Team                       Time               Laps
 1.  Casey Stoner       Repsol Honda Team          1m59.607s            21
 2.  Jorge Lorenzo      Yamaha Factory Racing      2m00.198s  +  0.591  35
 3.  Dani Pedrosa       Repsol Honda Team          2m00.256s  +  0.649  26
 4.  Ben Spies          Yamaha Factory Racing      2m00.495s  +  0.888  16
 5.  Valentino Rossi    Ducati Team                2m00.824s  +  1.217  42
 6.  Hector Barbera     Pramac Racing Team         2m00.929s  +  1.322  40
 7.  Cal Crutchlow      Monster Yamaha Tech 3      2m01.108s  +  1.501  26
 8.  Andrea Dovizioso   Monster Yamaha Tech 3      2m01.257s  +  1.650  40
 9.  Alvaro Bautista    San Carlo Honda Gresini    2m01.384s  +  1.777  34
10.  Nicky Hayden       Ducati Team                2m01.729s  +  2.122  19
11.  Stefan Bradl       LCR Honda                  2m01.894s  +  2.287  38
12.  Karel Abraham      Cardion AB Motoracing      2m02.218s  +  2.611  38
13.  Katsuyuki Nakasuga Yamaha Factory             2m02.334s  +  2.727  27
14.  Franco Battaini    Ducati Team                2m03.033s  +  3.426  35
15.  Colin Edwards      NGM Mobile Forward Racing  2m04.722s  +  5.115  36
16.  Ivan Silva         Avintia Racing             2m08.225s  +  8.618  41
17.  Robertino Pietri   Avintia Racing             2m09.640s  +  10.033 16
18.  Jordi Torres       Avintia Racing             2m10.184s  +  10.577 29
• VIVAnews 

Latihan Hari Pertama MotoGP di Sepang

VIVAnews - Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, puas dengan kondisi motor M1 dan jari kiri setelah menjadi yang tercepat pada hari pertama tes resmi MotoGP 2012 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa 21 Januari 2012.

Lorenzo sukses menjadi yang tercepat hari pertama tes resmi di Sepang dengan catatan waktu terbaik 2 menit 01,657 detik. Pembalap asal Spanyol itu mengungguli rider Repsol Honda, Dani Pedrosa, dengan 0,346 detik.

Ini adalah untuk kali pertama Lorenzo beraksi di atas sirkuit sejak mengalami cedera jari manis kiri di MotoGP Australia, Oktober 2011. Dan juara dunia MotoGP 2010 itu mengaku puas dengan hasil yang diraihnya pada tes hari pertama.

"Saya senang dengan hari ini. untuk kali pertama menunggangi motor setelah sekian lama, ini sangat positif. Yamaha telah kerja keras saat musim dingin mengerjakan motor M1 ini," ujar Lorenzo seperti yang dilansir Autosport.

"Saya merasa mudah untuk mengadaptasikan gaya membalap saya dengan motor ini, dan saya melihat banyak potensi. Kami punya banyak hal yang bisa semakin diperbaiki. Saya tidak sabar untuk menjalani tes hari kedua," sambungnya.

Lorenzo juga mengaku cedera jari manisnya sudah tidak mengganggu. "Saya juga senang karena kondisi jari saya tidak mempengaruhi balapan saya," pungkasnya.

Hasil Hari Pertama Tes Sepang:


Pos  Rider               Team/Bike             Time       Gap       Laps
 1.  Jorge Lorenzo       Yamaha                2m01.657s            30
 2.  Dani Pedrosa        Honda                 2m02.003s  + 0.346s  48
 3.  Cal Crutchlow       Tech 3 Yamaha         2m02.221s  + 0.564s  32
 4.  Ben Spies           Yamaha                2m02.234s  + 0.577s  28
 5.  Valentino Rossi     Ducati                2m02.392s  + 0.735s  43
 6.  Andrea Dovizioso    Tech 3 Yamaha         2m02.751s  + 1.094s  20
 7.  Hector Barbera      Pramac Ducati         2m02.773s  + 1.116s  41
 8.  Katsuyuki Nakasuga  Yamaha                2m02.829s  + 1.172s  32
 9.  Alvaro Bautista     Gresini Honda         2m02.869s  + 1.212s  45
10.  Nicky Hayden        Ducati                2m03.151s  + 1.494s  33
11.  Stefan Bradl        LCR Honda             2m03.668s  + 2.011s  44
12.  Karel Abraham       Cardion Ducati        2m03.781s  + 2.124s  45
13.  Franco Battaini     Ducati                2m04.986s  + 3.329s  35
14.  Kousuke Akiyoshi    Honda                 2m07.163s  + 5.506s  4
15.  Colin Edwards       Forward Suter-BMW     2m08.240s  + 6.583s  21
16.  Jordi Torres        Avintia FTR-Kawasaki  2m10.671s  + 9.014s  42
17.  Ivan Silva          Avintia FTR-Kawasaki  2m11.267s  + 9.610s  12
• VIVAnews

Tuesday, January 17, 2012

MotoGP 2012 Diikuti 21 Pembalap

KOMPAS.com — MotoGP musim 2012 bakal tambah ramai dan seru. Pasalnya, pada edisi pertama mesin 1.000 cc tersebut akan ada paling kurang 21 motor di grid, setelah hadirnya tim-tim CRT.

Hal ini terkonfirmasi selama pertemuan Grand Prix Commission 2011 yang berlangsung 14 Desember di Madrid. Dalam pertemuan itu juga dibahas tentang perubahan aturan MotoGP, sekaligus dikeluarkan pengumuman yang berlaku efektif Januari 2012.

Perubahan tersebut menyangkut jumlah ban yang tersedia setelah penghapusan pembatasan uji coba MotoGP. Kemudian tentang kewajiban menyalakan lampu merah di belakang semua motor saat balapan basah (seperti yang terjadi di F1), serta berat minimum untuk motor 1.000 cc tahun yang dinaikkan menjadi 4 kilogram, dan hadirnya sembilan CRT - plus satu pengganti - yang sudah diterima untuk MotoGP musim 2012.

Para pebalap tim CRT yang sudah dikonfirmasi dan telah diumumkan adalah Colin Edwards (NGM Forward Racing), Randy de Puniet (Aspar), Aleix Espargaro (Aspar), James Ellison (PBM), Anthony West (Speed Master), dan Michele Pirro (Gresini). Tiga lainnya dan tim reserve adalah Ioda Racing, BQR, Team Grillini, dan Team Laglisse.

Semua tim itu merupakan tambahan dari 12 tim pabrik, yang berarti MotoGP musim depan akan diikuti 21 pebalap. Adapun pada musim 2011 lalu, "hanya" diikuti 17 pebalap (semuanya dari tim pabrik—beserta satelit).

Sumber : Kompas.com

Tuesday, January 3, 2012

Kalender MotoGP 2012 Direvisi

Paris - Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) kembali merilis kalender untuk MotoGP 2012. Beberapa perubahan dilakukan, termasuk tanggal seri perdana yang kini dimajukan.

Perubahan tersebut adalah yang paling signifikan, di mana seri pembuka di Losail kini akan dihelat pada tanggal 8 April, lebih cepat sepekan dari jadwal di kalender sebelumnya yang dirilis September lalu.

Selain itu perubahan lainnya adalah Jerez sudah merampungkan kontraknya sehingga tak lagi berstatus Subject To Contract (STC).

Sachsenring akhirnya akan menjadi lintasan tempat balapan di Jerman dilangsungkan, setelah sebelumnya dikabarkan tak mampu menyediakan dana penyelenggaraan. Namun, balapan ini juga masih berstatus STC karena belum ada finalisasi kontrak.

Berikut kalender sementara MotoGP 2012 yang teranyar, seperti dilansir Crash:

8 April Qatar* Losail 
29 April Spain Jerez
6 Mei Portugal (STC) Estoril 
20 Mei France Le Mans 
3 Juni Catalunya Catalunya 
17 Juni Inggris Raya Silverstone 
30 Juni Belanda** Assen 
8 Juli Jerman(STC) Sachsenring
15 Juli Italia Mugello 
29 Juli Amerika Serikat*** Laguna Seca 
19 Agustus Indianapolis Indianapolis 
26 Agustus Republik Ceko Brno 
16 September San Marino Misano 
30 September Aragon Motorland 
14 Oktober Jepang Motegi 
21 Okctober Malaysia Sepang 
28 Oktober Australia Phillip Island 
11 November Valencia Ricardo Tormo

* Balapan Malam
** Balapan di hari Sabtu
*** Hanya Kelas MotoGP
STC (Subject to the contract)

Sumber : DetikSport

Kecelakaan, Hayden Terancam Absen di Pramusim

Kentucky - Pembalap Ducati, Nicky Hayden diragukan tampil di ujicoba resmi pertama MotoGP di awal 2012. Hayden menderita cedera usai mengalami kecelakaan saat berlatih di dekat kediamannya di Kentucky, AS.

Dilaporkan Autosport,Hayden terlibat kecelakaan dengan seorang pembalap lain dan mendarat dengan pundaknya. Padahal itu adalah kali pertama ia kembali mengendarai motornya usai mengalami patah tulang pergelangan tangan dalam balapan di Valencia, November lalu.

Akibat kecelakaan ini, tulang belikat kiri Hayden patah dan dua tulang rusuknya ikut retak. 

"Aku mencoba berlatih lagi seperti yang biasa aku lakukan saat musim dingin, di trek pribadi di dekat rumahku," ucap Hayden.

"Aku berada di belakang pembalap lain, dan dia hendak keluar dari jalur. Saat itu aku tidak terlalu kencang tapi dia menjepit roda depan dan aku jatuh dan mendarat dengan pundak kiriku dengan cukup keras."

"Ini mengecewakan, tapi tak ada yang bisa ku lakukan selain sembuh dengan cepat. Tapi, insiden ini tak mengubah ekspektasiku di 2012 yang mana, untungnya, tak lama lagi," pungkas rekan se-tim Valentino Rossi itu.

Untuk saat ini, pembalap 30 tahun itu tak berencana melakukan operasi tapi kondisi tulang belikatnya akan kembali diperiksa ulang oleh dokter spesialis, pekan depan.

Setelah itu baru akan diputuskan apakan juara dunia 2006 ini mampu mengikuti ujicoba resmi pertama yang akan dimulai pada 31 Januari di Sirkuit Sepang, Malaysia.


Sumber : DetikSport

Sunday, October 23, 2011

Simoncelli Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Hebat di Sepang

VIVAnews - Pebalap Marco Simoncelli meninggal dunia dalam satu kecelakaan hebat dalam Seri MotoGP Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu, 23 Oktober 2011.

Seperti dilansir Reuters, pebalap Gresini Honda itu terjatuh ketika beradu kencang dengan Alvaro Bautista untuk memperebutkan posisi ke empat.

Simoncelli yang berjuluk Super Sic itu kehilangan kendali di tikungan 11 dan langsung terhempas. Benturan pun terjadi dengan pebalap Yamaha Tech 3 Colin Edwards, dan pebalap Ducati Valentino Rossi. Namun, Rossi berhasil menghindari tabrakan itu.

Panitia balapan langsung mengibarkan bendera merah tanda balapan dihentikan. Bahkan, setalah beberapa lama mereka resmi membatalkan perhelatan tersebut dengan alasan tim medis masih fokus menangani Simoncelli.


Sumber : VIVAnews

Wednesday, October 12, 2011

Musim 2012 Dovizioso Bergabung Dengan Yamaha Tech 3

Bormes-les-Mimosas - Kerja sama Andrea Dovizioso dengan Repsol Honda akan berakhir pada penghujung musim ini. Tahun depan, Dovizioso dipastikan akan memperkuat tim Yamaha Tech 3.

Kepergian Dovizioso ini dilatarbelakangi kebijakan Repsol Honda yang akan memakai dua pembalap saja pada tahun 2012. Dua kursi pembalap itu sudah pasti jadi milik Casey Stoner dan Dani Pedrosa.

Awalnya, Honda sempat membujuk Dovizioso untuk bergabung ke tim satelit LCR. Tapi, rider Italia itu menolak dan lebih memilih menyeberang ke Yamaha.

"Saya senang telah mencapai kesepakatan dengan Tech 3 untuk tahun depan dan saya ingin berterima kasih kepada [bos tim] Herve Poncharal untuk kesempatan yang diberikan kepada saya," ungkap Dovizioso yang dikutip Autosport.

Di Tech 3, Dovizioso akan berpartner dengan Cal Crutchlow. Dia menggantikan posisi Colin Edwards yang hijrah ke Moto2.

"Saya sangat gembira bisa jadi bagian skuad Herve dan satu tim dengan Cal. Saya yakin tantangan baru ini kan menarik, memotivasi, dan menyenangkan. Sekarng, saya ingin menuntaskan musim ini sebaik-baiknya," tambahnya.

Poncharal sendiri mengaku gambira bisa merekrut Dovizioso. Dia menganggap bergabungnya pembalap 25 tahun itu akan membuat timnya makin kompetitif.

"Saya senang bahwa Andrea sudah memutuskan untuk memercayakan masa depannya ke Tech 3 dan Yamaha. Tak diragukan lagi, dia adalah salah satu pembalap tercepat di dunia yang sudah membuktikan diri secara teratur bahwa dia mampu ikut bersaing memperebutkan podium MotoGP," jelasnya.

"Saya senang dia memercayai tim Tech 3 untuk membawa kariernya ke tingkat yang lebih tinggi dan kami bisa menatap musim 2012 dengan ekspektasi tinggi. Saya yakin bahwa dengan Andrea dan Cal, kami punya salah satu line-up terkuat pada tahun 2012 dan mereka berdua akan menunjukkan potensi mesin baru Yamaha 1.000cc," imbuh Poncharal.

Dovizioso naik ke kelas MotoGP pada musim 2008 dengan memperkuat JiR Honda setelah pada musim-musim sebelumnya berjaya di kelas 125cc dan 250cc. Pada tahun 2009, dia direkrut tim pabrikan Honda.

Selama tiga musim memperkuat Repsol Honda, prestasi Dovizioso sebenarnya cukup mengesankan dan dia juga sering naik podium. Bahkan, pada musim ini, dia bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara di bawah Stoner dan Jorge Lorenzo.



Sumber : DetikSport

Sunday, October 9, 2011

Dovionso Segera Tentukan Sikap

Roma - Andrea Dovizioso belum memutuskan apakah masih akan membalap untuk Honda atau hijrah ke Yamaha musim depan. Tetapi Dovi siap menentukan sebelum pekan ini berakhir.

Mantan juara dunia 125cc itu saat ini menjadi satu dari tiga rider Repsol Honda. Namun musim depan besar kemungkinan Dovi akan kehilangan kursi di tim pabrikan Honda tersebut karena timnya berencana hanya akan memasang dua pembalap saja.

Tim LCR Honda lantas memberi isyarat siap untuk menampung si rider Italia. Namun, Monster Yamaha Tech 3 pun melemparkan sinyalemen serupa.

"Ini tidak mudah karena perasaanku dengan Honda saat ini adalah yang terbaik dibandingkan dengan sembilan tahun sebelumnya karena kini aku benar-benar mengejar kemenangan," ujar Dovi kepada MCN.

"Ini tidak mudah, tapi semua tergantung kepada situasinya dan saat ini aku belum memutuskan apapun," imbuhnya.

Dovi diprediksi akan teken kontrak setahun dengan Tech 3 dengan mengusung harapan tampil mengesankan di musim depan sehingga berpeluang menembus tim pabrikan Yamaha di 2013.

"Tentu aku memikirkan hal itu. Saat Anda cepat, Anda punya banyak kesempatan dan jika tahun depan aku melaju kencang bersama Yamaha maka aku tentu memiliki peluang berada di tim pabrikan dan itulah target dari setiap rider," lugas Dovi.



Sumber : DetikSport

Dohan : Stoner Bisa Melampaui Rekor Rossi

Jakarta - Penampilan gemilang Casey Stoner musim ini membuat legenda MotoGP, Michael Doohan, kagum. Dengan potensi dimilikinya, Stoner diyakini akan mampu menyamai rekor juara dunia Valentino Rossi.

Sebuah raihan fantastis berhasil dicapai oleh pembalap Honda itu. Dari 15 balapan yang sudah dipentaskan, Stoner sukses menempati podium sebanyak 14 kali dan memenangi lomba delapan di antaranya.

MotoGP Jerez menjadi satu-satunya seri dimana Stoner gagal meraih podium. Tapi hal itu bukan karena tercecer dari pembalap lainnya, melainkan karena kerusakan mesin yang memaksa Stoner harus mengakhiri lomba di lap ke-7.

Sampai saat ini Stoner masih memimpin klasemen sementara dengan 300 poin dengan kejuaraan menyisakan tiga seri saja. Pembalap Australia itu pun semakin dekat dengan titel juara dunia untuk kali kedua.

Melihat penampilan Stoner yang fantastis, Doohan meyakini kalau Stoner bisa mencapai sesuatu yang lebih. Jika selalu tampil konsisten, bukan mustahil Stoner akan dapat menyamai rekor juara Doohan (lima kali juara) dan Rossi (tujuh kali juara).

"Saya pikir dia setidaknya membutuhkan waktu lima tahun dengan caranya saat ini untuk menyamai apa yang sudah saya raih (juara duna lima kali), dan bahkan juga menyamai Valentino Rossi (tujuh kali juara dunia)," kata Doohan kepada Fox Sports.

"Masa depan terlihat bagus bagi dunia balap motor Australia." tambahnya antusias.

Stoner akan 'pulang' ke rumah dengan balapan MotoGP yang akan menyambangi Sirkuit Phillip Island, Australia, 16 Oktober.

Menang akan jadi keharusan buat Stoner bukan hanya demi mendekatkan diri dengan titel juara tapi juga kemenangan akan menjadi kado istimewa di hari ulang tahunnya ke-26 jatuh pada hari yang sama.



Sumber : DetikSport

Saturday, September 17, 2011

Rossi Nyatakan Siap Tampil di Motegi

Aragon - Valentino Rossi memastikan dirinya akan membalap di Motegi pada MotoGP Jepang mendatang. Hal ini menyudahi ketidakpastian mengenai partisipasinya di balapan tersebut.

Penyelenggara MotoGP sudah menyatakan kalau seri di Motegi musim ini akan tetap dihelat. Namun, sejumlah pembalap awalnya masih tetap merisaukan potensi dampak kebocoran reaktor nuklir menyusul bencana gempa bumi dan tsunami dahsyat Maret lalu.

Rossi sempat menjadi salah satu pembalap yang mengindikasikan keraguan akan tampil di MotoGP Jepang. Pada prosesnya, ia kini memastikan akan tampil dalam balapan 2 Oktober depan.

"Aku akan pergi ke Jepang untuk balapan tersebut. Semua tes (radiasi) negatif. Semua terlihat aman, jadi ya aku akan membalap di Motegi," tegas Rossi di Crash.

Pembalap lain, seperti Jorge Lorenzo dan Casey Stoner, awalnya tidak mau menjamin ikut serta dalam balapan itu sebelum akhirnya memastikan tampil. Rossi adalah pembalap top terakhir yang mengonfirmasikan partisipasinya.



Sumber : DetikSport

Gunakan Mesin Ke-7 Rossi Pilih Kena Penalty di Aragon

Aragon - Valentino Rossi akan memulai MotoGP Aragon, Minggu (18/9/2011) dari pit lane, setelah melebihi pembatasan enam mesin per pembalap untuk musim 2011.

Rossi terpaksa memilih untuk mendapatkan penalti tersebut bukan karena masalah reliabilitas mesin motor Ducati-nya, tetapi karena proses pengembangan sasis yang kini dijalani Ducati membutuhkan penggunaan mesin yang berbeda-beda.

Menyusul hasil tak memuaskan di sesi kualifikasi, di mana Rossi berada di posisi 13, si pembalap bersangkutan dan timnya sepertinya memilih untuk sekalian mengambil penalti di Aragon, guna menggunakan mesin nomor tujuh ketimbang mengambil risiko untuk mengorbankan penampilan lebih kompetitif pada sesi kualifikasi mendatang.

"Aku harus bilang kalau kami tidak beruntung hari ini karena aku pikir kami punya potensi dan kami pantas mendapat hasil lebih baik," nilai Rossi di Crash.

"Akan tetapi, aku ada di posisi 13, dan pada titik ini kami akan menggunakan mesin nomor tujuh kami dan mulai dari pit lane, karena sasis depan (alumunium) yang baru hanya bekerja dengan mesin yang kami gunakan di Misano," paparnya.

Penalti ini membuat Rossi akan memulai balapan di Aragon dari pit lane, 10 detik setelah balapan resmi dimulai. Rossi tidak akan mendapatkan penalti lagi kecuali ia kemudian memilih untuk menggunakan mesin nomor delapan.

"Kami membuat keputusan ini untuk maju ke depan dan kami sudah mulai bekerja menuju arah yang kami pikir menjanjikan, kendati tentu saja kami masih berada di langkah-langkah awal dan masih banyak hal yang mesti dilakukan," urai Rossi.



Sumber : DetikSport

Saturday, August 27, 2011

Rossi : Ducati Masih Jauh Dari Juara


INDIANAPOLIS - Ducati sudah mengalami beberapa perubahan berarti, yang membuat Valentino Rossi lebih optimistis menghadapi sisa balapan MotoGP musim 2011. Meskipun demikian, "The Doctor" mengakui bahwa Ducati masih jauh dari persaingan memperebutkan kemenangan pada musim ini, termasuk balapan akhir pekan nanti di Indianapolis, Amerika.
Memang, Rossi sudah mengakui bahwa balapan di Indy, Minggu (28/8/11), akan sulit baginya karena tak ada update pada Desmosedici GP11.1 tunggangannya. Bahkan, meskipun menggunakan motor yang sudah ada pembaruan pada front-end, yang dikendarainya ketika finis di urutan enam saat balapan di Brno, Ducati tetap kesulitan.
Saat tampil di GP Republik Ceko awal bulan ini, ada perubahan kecil pada motor Rossi, yaitu di as roda depan, serta kepala setang, yang membuat juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut semakin percaya diri saat melakukan pengereman dan masuk tikungan. Akan tetapi, pebalap berusia 32 tahun itu menegaskan bahwa Ducati masih perlu melakukan perbaikan lebih lanjut jika ingin bersaing memperebutkan kemenangan dengan para rivalnya seperti Casey Stoner, Dani Pedrosa, serta juara bertahan Jorge Lorenzo.
Juara dunia sembilan kali balap motor itu mengatakan: "Kami perlu sebuah langkah besar untuk mencoba dan berjuang memperebutkan kemenangan, terutama dengan Jorge dan Casey, yang tercepat, dan juga dengan Dani. Ducati sedang bekerja dan sekarang merupakan periode penting, karena kami perlu memiliki gagasan yang jelas untuk tahun depan, saat tes Valencia pada bulan November. Jadi, kami tidak punya banyak waktu.
"Sepeda motor di Valencia tidak akan sama dengan motor di Qatar tahun depan, tetapi kami perlu memahami langkah ke depan. Apa yang saya lihat dari trek adalah, mesin kami tidak begitu buruk. Sayangnya, kami telah kehilangan keuntungan yang Ducati miliki pada tahun-tahun sebelumnya, meskipun mesinnya tidak lambat.
"Dalam situasi kami yang cukup buruk karena kami adalah Ducati, dan tidak sebesar Honda dan Yamaha, kami harus berkonsentrasi pada wilayah yang akan memberikan lebih banyak kerugian pada akhir lap, bukan mesin. Jadi, kami harus memperbaiki masalah yang lebih besar, dan sekali kami melakukan itu, kami bisa mencoba untuk memperbaiki mesin."
Mengenai balapan hari Minggu nanti di Indy, Rossi tak mau memasang target tinggi. Mantan pebalap Honda dan Yamaha tersebut mengatakan, sasarannya adalah berusaha sekuat tenaga untuk bertarung di grup kedua.
"Target kami adalah sekali lagi mencoba untuk tetap dekat dengan para pebalap top lainnya, dan tidak terlalu jauh tertinggal. Di sini, dengan suhu ini, sangat sulit. Tahun lalu, ini adalah salah satu balapan yang paling sulit dalam karier saya, mengenai kekuatanku dalam kondisi ini. Saya harus melihat bagaimana kecepatan kami selama akhir pekan.
"Saya akan memiliki hal yang sama seperti balapan di Brno. Pada tes hari Senin (sehari setelah balapan), kami mencoba sesuatu yang berbeda, tetapi itu untuk masa depan. Di sini adalah tempat yang sulit, dan saya tidak terlalu suka trek ini, karena bukan salah satu favoritku.
"Di masa lalu, masalah besar adalah kondisi yang tidak rata, aspalnya sangat rusak, tetapi sekarang tampaknya sudah jauh lebih baik. Jika mereka melakukan sebuah pekerjaan yang baik dan tidak trek tidak lagi bergelombang, maka tentu saja tidak terlalu buruk."
Selama 11 seri yang sudah dilakoni sepanjang musim 2011 ini, prestasi terbaik Rossi bersama Ducati adalah finis di posisi tiga pada balapan di Le Mans, Perancis. Tetapi, hasil tersebut lebih karena keberuntungan, lantaran Marco Simoncelli (Gresini Honda) dan Dani Pedrosa (Repsol Honda), bersenggolan ketika memperebutkan posisi nomor dua. Pedrosa jatuh dan cedera, sedangkan Simoncelli terkena penalti.

Sumber : Kompas.com

Kepastian Kontrak Simoncelli Tunggu Hasil di Indianapolis

Jakarta - Marco Simoncelli berharap kelanjutan karirnya musim depan bisa dituntaskan di MotoGP Republik Ceko dengan mendapat kontrak baru. Jika Honda Gresini tak mengajukan proposal, bisa saja dia menyeberang ke Ducati.

Sudah beberapa kali Simoncelli menyatakan hasratnya untuk terus bertahan bersama Honda di musim depan. Namun pabrikan asal Jepang itu justru sejauh ini belum memberikan jawaban.

Dikutip dari MCN, belum kelarnya finalisasi anggaran untuk musim 2012 yang membuat Honda terkesan lambat menyodori kontrak buat Simoncelli. Tapi apapun alasannya, Simoncelli berharap ada kontrak baru yang bisa dia tandatangani dan itu paling lambat terjadi pada balapan berikutnya di Brno.

"Sekarang kami menunggu penawaran dari Honda. Kami meminta penawaran (kontrak) di Brno," ungkap konsultan manajemen Simoncelli, Carlo Pernat.

Jika kembali molor menawarkan kontrak, pembalap berambut kribo itu mengancam akan menerima pinangan yang diajukan Ducati. Menyusul beberapa performanya yang cukup menjanjikan sepanjang musim ini Ducati kabarnya tertarik merekrut dia.

"Satu yang pasti Ducati tidak diam saja dan mereka tertarik dengan Marco. Marco ingin bertahan bersama Honda, tapi jika Ducati datang dengan sebuah penawarn dia haru s memikirkan itu. Pilihan pertama adalah Honda dan saya yakin dia dia akan terus bertahan di sana," tuntas Pernat.



Sumber : DetikSport

Friday, August 12, 2011

Tidak Benar Rossi Mau Kembali ke Honda

Brno - Buruknya prestasi Valentino Rossi bersama Ducati memantik rumor kalau The Doctor akan kembali ke tim Honda. Kabar itu serta merta dibantah Rossi yang mengaku betah di Ducati.

Dari 10 seri yang telah berlalu, Rossi cuma sekali naik podium, yakni di Prancis. Sisanya, prestasi pembalap Italia itu berkutat di antara posisi keempat hingga kesembilan.

Alhasil, posisi Rossi di klasemen pembalap pun tidaklah bagus. Terpuruk di peringkat kelima dengan 108 angka, Rossi tertinggal 85 angka dari Casey Stoner yang bertengger di puncak.

Kemudian, muncullah rumor bahwa Rossi akan berpisah dengan Ducati untuk bergabung dengan Honda Gresini. Adalah mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri, yang pertama melansir kisah itu.

"Saya membaca sesuatu dari manajer baru saya, pembalap Superbike Marco Melandri, yang tampaknya tahu semua keputusan saya buat tahun depan," gelak Rossi menyindir balik Melandri seperti dikutip Crash.

Rossi menegaskan bahwa ia betah bersama Ducati dan tahun depan ia akan tetap membela tim pabrikan Italia itu; tentunya sembari tetap menyindir ucapan Melandri.

"Di luar gurauan tadi, saya pasti akan membalap buat Ducati tahun depan. Tidak perlu ada keraguan. Saya sudah meneken kontrak dan situasinya 100 persen terkendali," kata Rossi.

"Pastinya saya akan membalap buat Ducati, asalkan Melandri setuju," demikian ujar The Doctor.



Sumber : DetikSport

Friday, July 29, 2011

Stoner Enggan Bicara Soal Juara Dunia

Laguna Seca - Kemenangan Casey Stoner di MotoGP Amerika Serikat menjadi yang kelima di musim 2011. Meski tampil dominan di paruh awal musim, pembalap Honda itu tak mau buru-buru bicara soal juara dunia.

Setelah gagal jadi juara Belanda, Italia dan Jerman, Stoner kembali menjejak podium tertinggi di Laguna Seca. Sukses tersebut membuat dia kembali menjauhkan jarak dengan Jorge Lorenzo di puncak klasemen.

Keberhasilan itu sekaligus menegaskan dominasi Stoner di paruh pertama musim ini. Dari 10 seri yang sudah dijalani, pembalap asal Australia itu memenangi lima di antaranya.

Jika performa yang sama bisa dipertahankan pada paruh kedua musim, bukan tak mungkin Stoner bisa meraih titel juara dunianya yang kedua. Namun begitu, pembalap 25 tahun itu tak mau buru-buru bicara soal titel.

"Bicara soal poin saat ini sedikit sulit. Poin bisa hilang dengan sangat cepat. Kami akan mencoba bertahan dalam kondisi seperti ini, (tapi) kami tidak akan memenangi titel juara dunia saat ini," ungkap Stoner di Autosport.

Dilanjutkan mantan juara dunia tahun 2007, mampu atau tidaknya dia jadi juara akan bisa dilihat di jelang akhir musim nanti. Satu hal yang harus diwaspadai adalah Lorenzo, yang sepanjang musim ini membuktikan telah jadi pesaing utama dirinya dan diyakini bakal terus jadi ancaman hingga musim tuntas.

"Saya pikir jika saya punya kesempatan untuk memenanginya maka itu akan datang di akhir musim atau pada balapan terakhir. Selama saya mencoba dekat dengan itu, dan kami bisa mempertahankan meraih hasil bagus, maka saya sudah akan bahagia."

"Tapi Jorge akan semakin kuat di setiap balapan dan saya pikir Dani (Pedrosa) juga akan meramaikan persaingan, mengalahkan kami dan mengambil poin dari kami. Itu jelas akan menjadi kompetisi yang sulit sampai akhir musim," tegas Stoner.



Sumber : DetikSport

Saturday, July 23, 2011

Honda Bakal Mengurangi Pembalapnya Tahun Depan

Tokyo - Tahun depan, Honda tampaknya tidak akan lagi memakai tiga motor di tim pabrikannya di MotoGP. Kelihatannya, yang akan didepak adalah Andrea Dovizioso.

Krisis ekonomi dunia dan melambatnya pertumbuhan ekonomi Jepang akibat bencana gempa bumi dan tsunami Maret silam diindikasikan sebagai sebab Honda mengeluarkan kebijakan itu.

"Ini adalah masa-masa yang sulit. Krisis ekonomi masih jauh dari berakhir," ungkap bos Honda Racing, Shuhei Nakamoto, kepada Motosprint seperti dikutip Eurosport.

"Selain itu, Jepang juga memiliki banyak masalah akibat bencana yang terjadi musim semi lalu. Semua sektor industri kami melambat, produksi terpangkas 30 persen dan Honda juga tidak kebal dari itu," imbuh Nakamoto.

Kebijakan pengetatan anggaran itu nyaris pasti akan memakan korban. Selain Dovizioso, Marco Simoncelli (Honda Gresini) juga kemungkinan bakal kehilangan sokongan resmi pabrikan.

"Jika saya harus membuat pengumuman sekarang perihal pembalap kami tahun 2012, saya cuma bisa bicara tentang tim pabrikan karena cuma (Casey) Stoner dan (Dani) Pedrosa yang sudah punya kontrak," kata Nakamoto.

"Jadi, mungkin saya harus mengucapkan selamat tinggal buat Dovizioso dan Simoncelli," tuntasnya.



Sumber : DetikSport

Rossi Siapkan Dua Desmosedici

Jakarta - Belum ada kepastian motor mana yang akan digunakan Valentino Rossi pada MotoGP Amerika Serikat akhir pekan ini. The Doctor mempersiapkan Desmosedici GP11 dan GP11.1, untuk nantinya dipilih mana yang punya performa lebih baik.

Setelah melalui tiga balapan dengan motor bersasis baru, yang mengusung nama Desmosedici GP11.1, performa Rossi tak menunjukkan tanda-tanda membaik. Setelah finis keempat di Belanda, pembalap asal Italia itu harus puas dengan urutan enam di Italia dan terlempar ke posisi sembilan saat tampil di Jerman.

Puncak dari buruknya performa Rossi adalah di kualifikasi MotoGP Jerman. Dia hanya bisa mencatatkan waktu yang menempatkannya di posisi 16 dari 17 pembalap yang beraksi di sesi tersebut, Rossi pun kalah atas Nicky Hayden yang masih pakai Desmosedici GP11.

Keinginan meninggalkan GP11.1 sempat diutarakan Rossi. Jika sebelumnya dia menyebut akan menunggu hingga balapan di Brno, pergantian tersebut mungkin saja dipercepat menjadi akhir pekan ini di Laguna Seca.

"Saya pikir kami akan mencoba kedua jenis tipe Desmosedici pada hari Jumat sehingga kami bisa membandingkan keduanya dan melakukan perbaikan pada keduanya dalam jangka pendek dan untuk jangka panjang, karena kami ingin belajar sebanyak mungkin," sahut Rossi seperti dikutip dari Ultimate Motor Cycling.

Menggunakan dua motor dan kemudian membandingkan performanya jelas bukan hal yang mudah dilakukan. Selain itu hal tersebut justru mengurangi fokus tim untuk menghadapi balapan. Namun demi performa yang lebih baik di balapan-balapan berikutnya, hal tersebut dianggap harus dilakukan.

"Kami sadar itu akan sulit karena kami juga harus mempersiapkan diri untuk balapan, tapi demi meningkatkan kemampuan motor sangat penting untuk mencoba semua kemungkinan," tuntas Rossi.



Sumber : DetikSport

Monday, May 30, 2011

Jadwal Balapan MotoGP 2011

Musim balapan tahun 2011 sudah dimulai, bagi anda yang belum mengetahui jadwal kualifikasi tersebut, silakan lihat di bawah ini.

Berikut jadwal balapan motoGp musim 2011:
 1. 20 Maset Losail * Qatar
 2. 03 April Jerez Spanyol
 3. 24 April Motegi Jepang
 4. 01 Mei Estoril Portugal
 5. 15 Mei Le Mans Perancis
 6. 05 Juni Catalunya Catalunya
 7. 12 Juni Silverstone Britania
 8. 25 Juni Assen ** Belanda
 9. 03 Juli Mugello Italia
10. 17 Juli Sachsenring Jerman
11. 24 Juli Lagunaseca *** USA
12. 14 Agustus Brno Rep Ceko
13. 28 Agustus Indianapolis Indianapolis
14. 04 September Misano San Marino
15. 18 September Motorland Aragon
16. 16 Oktober Phillip Island Australia
17. 23 Oktober Sepang Malaysia
18. 06 November Ricardo Tomo Valencia

Catatan :
*      : Balapan malam hari
**    : Balapan hari sabtu
***  : Hanya kelas MotoGp

Sumber : Google search